Home > Artikel > Krisis Lagi………..

Krisis Lagi………..

Sobat MBE,…..

Akhir pekan lalu dikejutkan dengan berita Bursa Saham New York jatuh terjerembab 1000 poin. Konon Rontoknya bursa Dow Jones dipicu kesalahan input posisi jual dari perusahaan internasional yang menyediakan produk-produk konsumsi, Procter & Gamble. Seharusnya di-input US$16 juta, menjadi US$16 miliar.

Jika Berita kesalahan input tersebut benar, berarti betapa rentannya system perekonomian Dunia, hanya gara2 kesalahan bagian input data yang dilakukan seseorang maka Ekonomi Dunia menjadi amat sangat bergejolak. Lihat saja seluruh bursa Asia ikut rontok termasuk ISHG, dan juga seluruh mata uang jatuh terhadap US$, termasuk Rupiah kita yang jatuh ke posisi 9300an per US$ dan tentunya emas juga melambung sangat tinggi hingga diatas US$1200/ounce.

Kenapa US$ dan emas yang justru naik. Hal ini disebabkan US$ masih dipakai sebagai pelarian penyelamatan asset, karena Orang2 berduit masih “percaya” pada pemerintahan US.  Dan emas sudah tentu orang percaya karena nilai yang terkandung dalam benda tersebut tak akan lekang sepanjang jaman.

Berita yang menggemparkan dalam perekonomian lainnya adalah Krisis di Yunani, yang punya hutang sudah sangat besar, diatas 12,5% dari Anggaran Belanjanya. Bahkan saat ini sering terjadi demo-demo oleh warganya karena ketidak berdayaan pemerintahannya dalam membiayai Negara tersebut. Dan bahkan krisis tersebut  dikhawatirkan akan merembet ke negara-negara Eropa lainnya seperti Spanyol, Portugal, Italia, dan Irlandia. Dan berakibat mata uang euro terjerembab, biasanya 1Euro=1,4US$, sekarang 1euro=1,2US$, atau dalam rupiah 1euro=14000an, rupiah, saat ini 1euro=11ribuan rupiah.

Jika Krisis Yunani tersebut  akhirnya menyeret Negara-negara eropa lain bahkan meluas ke seluruh eropa, akan sangat mungkin akan menyebar ke seluruh Dunia. Lantas bagaimana kita akan aman dari krisis nilai tukar uang kertas tersebut ?. Tulisan di awal ini mengatakan yang paling kuat saat ini adalah mata uang US$, apakah kita akan ikut2an menjadikan uang kertas kita ke US$ ?.

Sobat…., ternyata dalam setahun terakhir US$-pun  tidak berdaya terhadap emas, emas naik 32%. Namun  justru dalam rupiah emas hanya  naik 16,32% (sumber goldprice.com).

Masihkan kita akan menyimpan hasil jerih payah kita dengan mata uang kertas ?…….

Silakan Sobat Renungkan

Wassalam

Categories: Artikel Tags: , , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: