Home > Artikel, Triks n Tips > Dimana menabung yang paling tinggi pertumbuhannya ?

Dimana menabung yang paling tinggi pertumbuhannya ?

Dalam kehidupan ini sudah jamak rasanya, jika orang perlu menyisihkan pendapatannya untuk masa depannya. Bisa saja untuk sekolah anak, menikahkan anak, beribadah, ataupun persiapan masa pensiun. Dan Setiap orang berkeinginan untuk hidup lebih makmur di kemudian hari, dengan menyimpan hasil jerih payahnya. Lalu instrumen menabung manakah yang memberikan hasil tertinggi ?.

Saya membandingkan instrument menabung yang saat ini banyak dilakukan oleh masyarakat kita. Dengan ukuran dalam mata uang kita, Rupiah. Diantaranya yang akan saya bahas adalah :

1. Menabung di Deposito Rupiah

2. Menabung di Deposito US$

3. Menabung di Unit-link Asuransi

4. Menabung di tanah/property

5. Menabung di Emas

Dan saya tidak memasukkan tabungan dalam rupiah, karena saat ini imbal hasilnya sangat kecil.

Berikut saya mencoba menggambarkannya dalam bentuk grafik seperti dibawah,

saya memulainya tahun 2003. Hal ini saya maksudkan menabung mustilah untuk rentang waktu yang agak panjang, sehingga saya sampaikan data 6tahun terakhir.

Tahun 2003 setiap instrumen investasi saya jadikan nilai 100, hal ini untuk menyamakan index agar mudah melihatnya. Tahun-tahun berikutnya saya bagi dengan tahun 2003 tersebut. Misalkan emas di 2003 bernilai 125rb = 100, maka jika tahun 2004 naik menjadi 250rb berarti menghitungnya 250/125 X 100 = 200.

Begitu juga misalkan unit link di tahun 2003 bernilai 500 dan tahun 2004 menjadi 750, berarti 500 ditahun 2003 diberikan index 100, dan untuk tahun 2004 perhitungannya menjadi 750/500 x 100 = 150. Sehingga untuk tahun 2004 index unit link 150.

Perhitungan lainnya juga begitu. Sekali lagi perhitungan ini agar memudahkan dalam melihat dan membandingkan pada sebuah grafik.

Dari Chart diatas, ber- turut2 dari yang terbawah adalah :

1. Investasi dalam deposito US$ paling rendah, hal ini dikarenakan Deposito dalam mata uang Amerika tersebut hanya memberikan bunga rata-rata 2%/tahun. Bahkan saat ini di Bank Sentral negeri Paman Sam tersebut hanya memberikan bunga 0,25%/tahun. dan data ini belum saya jadikan Rupiah karena Data nilai tukar Rupiah thd US$ dari tahun ke tahun belum saya dapatkan. Toh masih jarang juga Warga Indonesia tercinta yang menabung jerih payahnya dalam bentuk Deposito US$.

2. Peringkat kedua dari bawah ditempati Deposito Rupiah, dengan rata2 imbal hasil 7-8%/tahun. Dengan rata-rata tingkat inflasi sekitar 8,9% apakan masih untung menabung di Deposito di Rupiah ?

3. Peringkat diatasnya adalah Tanah, Data mengenai harga tanah saya peroleh dari rata2 harga tanah di sekitar JOGLO (Solo-Jogja). Namun jika kita pandai memilih tanah yang strategis, pastilah harga tanah akan lebih besar pertumbuhannya dari rata2 data saya tersebut.

4. Peringkat Berikutnya di tempati oleh Unit-Link Assuransi. Unit link asuransi ini dijual bersama-sama dengan pembelian polis asuransi. Namun ada juga perusahaan asuransi yang menjual unit-link ini tanpa membeli polis asuransi. Investasi jenis ini tahun 2008 sempat drop hal ini disebabkan saat itu krisis finansial yang melanda Amerika dan Eropa menyeret Perusahaan Asuransi terbesar dunia ke dalam jurang “kurang Liquiditas”, (baca hampir collaps jk tidak ditolong pemerintahnya). Unit Link Asuransi ini sebagian Dananya ditanamkan pada Saham2 yang diperdagangkan di pasar Saham. Dan bursa Saham di Indonesia pada tahun tersebut merosot hingga 51%, Sehingga di unit link Asuransi juga kena dampak dari krisis Finansial tersebut.

5. Peringkat teratas adalah emas, sekali lagi saya katakan EMAS. Emas tidak pernah kehilangan nilainya. Setiap tahun jumlah uang kertas yang beredar semakin banyak, padahal pertambahan emas jauh lebih kecil daripada pertambahan uang kertas tersebut.

Uang kertas jika dibutuhkan tinggal “ngeprint” saja, Bandingkan dengan emas yang perlu di tambang dengan susah payah.

Dari ulasan saya di atas, silakan pilih sendiri menabung/investasi mana yang paling menarik buat anda.

Tambahan Admin web :

Tulisan ini merupakan update dari tulisan yang pernah di post-kan pada tanggal 10 january 2010 lalu.

Jika sobat ingin artikel-artikel update mengenai emas, silakan kunjungi web ini www.mbemas.com paling tidak sepekan sekali, karena InsyaAllah kami akan mengupdate dengan minimal 1 artikel dalam sepekan.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: