Home > Analisa Harga > Harga emas turun !. Bagaimana menyikapinya ?

Harga emas turun !. Bagaimana menyikapinya ?

Kemarin 12 April 2011 emas  sempat menurun pada harga US$1450 per ounce, padahal sebelumnya pernah memuncaki level tertingginya diatas US$1470. Namun  gejolak yang cukup besar ini sudah disikapi dengan biasa saja oleh pembaca-pembaca setia kami. Rupanya pembaca setia Web ini saat ini sudah sangat mengerti tentang fluktuasi naik-turunnya harga emas, beda dengan peristiwa lebih dari setahun lalu, penurunan yang significant selalu dipertanyakan.  Ada apa ?. kenapa turun ?. waduh saya baru memulai berinvestasi malah turun. Dan ungkapan-ungkapan kebingungan lainnya. Dan rupanya teman2 semua sepakat bahwa setelah naik tinggi lalu turun itu sesuatu yang wajar saja. Karena itulah psikologis sebuah perdagangan. Dimana setiap sebuah harga sudah mencapai kejenuhan tertentu pastilah akan ada balancing dengan penurunan sejenak.

Saya hanya ingin menambahkan bahwa penurunan emas kemarin itu dari berbagai sumber yang saya himpun ada beberapa factor yang bisa mempengaruhi, diantaranya adalah pernyataan dari Goldman Sach yang merilis tentang harga komoditas, yang menurut lembaga tersebut menyatakan bahwa harga emas saat ini sudah ketinggian dan waktunya investor melepaskan emasnya. Dan ini menyebabkan investor2 yang terpengaruh oleh pernyataan Goldman Sach turut serta melepas komoditas yang satu ini, sehingga harganya tertekan. Pengaruh kedua adalah kenaikan suku bunga mata uang Euro yang oleh ECB dinaikkan 0,25 basis poin untuk menekan laju inflasi di kawasan Ekonomi Eropa, investor emas melapas emasnya dan membeli  mata uang Euro. Barangkali dua alasan inilah yang berpengaruh besar terhadap penurunan harga emas hingga lebih dari 1% kemarin.

Bagi kita penurunan emas ini baik sekali untuk segera mengalihkan asset jerih payah kita dari uang kertas ke emas, seperti halnya yang dilakukan oleh India, menurut vivanews saat ini pemerintah India memfasilitasi rakyaknya untuk mempermudah pembelian emas di 466 cabang  kantor pos di Negara itu bahkan bagi rakyatnya yang tidak mampu membeli cash Negara India juga menyediakan perusahaan-perusahaan public  memberikan fasilitas kredit kepada warga negaranya untuk memiliki dan menyimpan asset jerih payahnya ke emas. “Bukan uang rupee”. Begitu juga yang dilakukan oleh China. Bank sentral Negara itu (PBOC) merekomendasikan bagi penduduknya yang lebih dari semilyar itu untuk mengalihkan tabungan uang kertasnya ke emas, karena Analisis tinjuan pasar keuangan PBOC, seperti dikutip Forbes, Minggu 27 Maret 2011, menyatakan nilai beberapa mata uang utama telah turun dibandingkan emas. Mata uang dolar Amerika Serikat turun 1 persen, franc Swiss 2,5 persen, pound sterling Inggris 2 persen, dan yen Jepang 2 persen.

Semoga kita bisa lebih arif lagi menyikapi penurunan harga emas dan berbuat sedikit namun berbuah kemanfaatan di kemudian hari. …………………Semoga bermanfaat……….. amien

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: