Home > investation, investment, Uang Kertas > Uang kertas merugikan penabung dan menguntungkan penghutang

Uang kertas merugikan penabung dan menguntungkan penghutang

Tadi siang saya sempat berbincang-bincang dengan seorang teman. Teman saya ini begitu sangat takut dengan hutang. Dan bahkan  untuk membeli rumah dengan KPR-pun dia enggan melakukannya, sekali lagi saking takutnya jika di kemudian hari dia membayar dengan berlipat di bandingkan uang yang dia pinjam sebelumnya.  Menurut saya hal ini baik juga. Agar dalam hidup bisa tenang, tentram dan tiada hutang yang menjadi beban pikiran.

Jika kita pegawai kecil, dengan penghasilan yang pas-pasan, katakanlah dibawah 3juta perbulan. Dan baru bekerja kurang dari 5 tahun, Apakah mungkin bisa membeli dan mempunyai rumah dengan harga diatas 150juta, tanpa KPR ?.  Jawabannya “bisa”, jika di bantu orang tua, ataupun dapat rejeki nomplok dari loterey ataupun uang-uang kaget lainnya. Dan hampir mustahil jika didapatkan uang dari hasil bekerja dengan gaji yang pas-pasan seperti itu.

Kepada teman saya tadi, saya hanya bisa menyarankan jangan takut untuk berhutang yang produktif. Lho kok hutang produktif ?. ya betul saya menyebut hutang produktif karena dana dari hasil hutang tersebut bukan untuk pembiayaan konsumtif. Kalau hutang untuk membeli TV LED atapun Ipad ataupun handphone termutahir itu jelas2 hutang yang akan membebani kita. Karena barang yang dibeli di kemudian hari akan menyusut nilainya. Sedangkan hutang produktif untuk membiayai pembelian barang yang nilainya akan naik di kemudian hari.

Menurut saya, jika kita membeli rumah dengan hutang ataupun istilah kerennya KPR, itu jelas-jelas produktif. Begitu juga dengan hutang untuk membeli emas. kedua barang ini akan terus meningkat  harganya dari waktu ke waktu. Jadi tidak ada ruginya anda berhutang untuk membiayai pembelian rumah ataupun emas. namun perlu disesuaikan cicilannya agar tidak memberatkan dalam membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. Dan satu lagi yang jelas sangat produktif yaitu berhutang untuk modal berwiraswasta.

Saya sempat iseng, bicara dengan teman saya tadi bahwa di era ekonomi berbasis uang kertas yang memakai nilai mengambang seperti saat ini. Lebih baik berhutang daripada menabung, karena system ini menguntungkan penghutang dan merugikan penabung. Bagaimana tidak, jika saat ini menabung hanya mendapatkan bagi hasil/bunga  2%/tahun, dan deposito hanya mendapatkan hasil 5%/tahun. Dengan inflasi yang sekitar 7%, berarti nilai uang kita turun 7% dibandingkan tahun lalu, dan secara nilai kita rugi 5% di tabungan dan 2% di deposito, belum lagi di potong pajak dan biaya administrasi . walaupun secara jumlahnya meningkat.

Bagi anda yang berhutang jangka panjang  seperti halnya dalam KPR, maka semakin lama cicilan yang anda bayarkan akan terasa semakin ringan. misalkan saat ini anda memulai cicilan KPR 1,5juta, maka dalam 5 tahun mendatang, nilai 1,5juta tersebut akan sangat ringan bagi anda. Kenapa ?. karena penghasilan anda, misalkan anda pegawai. Pasti akan naik. Perusahaan tempat anda bekerja akan menaikkan gaji anda, setiap tahun tentunya. Hal ini juga karena nilai 1,5juta di tahun mendatang akan berkurang seiring meningkatnya laju inflasi. Coba tanyakan kepada teman2 yang sudah melalukan KPR 5tahun lalu. Pastilah saat ini juga cicilannya akan dirasa semakin ringan.

Selain KPR tentu saja berhutang produktif lainnya seperti yang saya sampaikan di alinea diatas adalah dengan membeli emas. semakin lama emas anda akan semakin naik harganya. Kenaikan emas rata-rata diatas 20%/tahun. Jika anda berhutang dengan bunga 15%/tahun, maka layak juga dipertimbangkan, itu berarti anda termasuk berhutang yang produktif. Karena walaupun mengeluarkan 15%, nantinya anda akan mendapati emas anda naik 20%. Maka secara kasat mata anda sudah untung 5% dari kenaikan harga emas.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: